Langsung ke studi kasus
SLYXES
Studi kasus / Portofolio interaktif

Studio Slyxes

Sebuah gedung digital untuk mengenal karya, dengan akses HTML yang tetap mudah dijangkau.

Jelajahi studio
Status
Situs aktif
Cakupan
Scene 3D dan antarmuka web
Teknologi
JavaScript · Three.js · HTML · CSS
Screenshot ruang Web Studio Slyxes dengan monitor proyek dan panel navigasi lift.
Capture studio di browser desktop. Gedung adalah visualisasi digital, bukan bangunan fisik.
01 / Tujuan

Karya sebagai ruang yang bisa dikunjungi.

Portofolio memuat pengembangan web, Android, dan desain. Studio memakai sebuah gedung sebagai cara mengenalkan bidang-bidang tersebut melalui ruangan, sehingga eksplorasi terasa lebih personal.

Tantangannya adalah menjaga informasi proyek tetap mudah ditemukan. Karena itu, pengalaman 3D dilengkapi navigasi ruangan, daftar karya, dan detail berbasis HTML.

02 / Cakupan pengerjaan

Kontribusi saya.

  • Merancang hubungan antara ruangan, kelompok karya, dan alur perjalanan pengunjung.
  • Menyusun gedung, furnitur, lift, karakter, serta pencahayaan melalui scene berbasis kode.
  • Menghubungkan scroll dan navigasi dengan posisi kamera, karakter, serta ruangan aktif.
  • Menyediakan interaksi monitor, dialog proyek, kontrol keyboard, dan penyesuaian HP.
  • Menambahkan mode ringan dan jalur konten HTML sebagai pendamping WebGL.

Three.js menjadi fondasi rendering. Monitor memakai screenshot proyek; alur SportPlace merupakan simulasi dengan data contoh.

03 / Keputusan desain dan teknis

Ekspresif saat dijelajahi, jelas saat dibaca.

Ruangan menyusun cerita
Lobi memperkenalkan pemilik, sementara TStore, Web, Android, dan Galeri memisahkan konteks karya. Rooftop mengakhiri tur dengan kontak.
HTML tetap memegang informasi utama
Daftar proyek dan dialog tidak bergantung pada ketepatan klik objek 3D. Navigasi dan detail bisa dijangkau dengan keyboard.
Kontrol disesuaikan dengan ruang layar
Desktop menyediakan lift bernama dengan target tombol yang lebih besar. HP memakai dropdown ruangan dan panel kontrol yang tertutup secara awal.
Mode ringan sebagai jalur alternatif
Ilustrasi statis menggantikan animasi ketika pengguna memilih mode ringan atau grafis tidak tersedia. Pengaturan reduced motion juga mengaktifkan jalur ini.
04 / Dari scene ke interaksi

Visual dan navigasi berbagi konteks.

  1. Pilih ruanganPengunjung memakai menu, dropdown, lift, atau scroll.
  2. Orientasi ruangKamera dan karakter mengikuti perpindahan antarruangan.
  3. Kenali karyaNama dan cuplikan antarmuka memperjelas isi monitor.
  4. Buka detailObjek 3D dan tautan HTML menuju informasi proyek yang sama.
Studio Slyxes di HP dengan dropdown Web, tombol Kontrol, daftar proyek dan label posisi Studio web.
Capture HP: scene tetap terlihat, sementara kontrol tambahan dibuka hanya saat diperlukan.
05 / Hasil dan batasan

Identitas visual dengan akses pendamping.

Tur, pilihan ruangan, dialog, mode malam, dan mode ringan telah diperiksa di browser desktop, HP, serta landscape. Label posisi mengikuti ruangan aktif dan monitor DeckSmith membuka detail proyek yang sesuai.

Reduced motion dan kegagalan WebGL telah disimulasikan untuk memeriksa perpindahan ke mode ringan. Screenshot yang gagal dimuat dapat digantikan cuplikan yang tersedia, dengan penanda kondisi terbatas.

Batas pemeriksaan: hasil tersebut bukan audit aksesibilitas menyeluruh atau bukti FPS pada HP fisik. Konten dan interaksi tetap perlu dievaluasi pada perangkat nyata.

STUDI KASUS BERIKUTNYADeckSmith